Like Sampai Jari Patah

Sunday, 15 September 2013

Wahabi+Syiah= Pengganas Radikal

http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2012&dt=0720&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_01.htm

Alhamdulillah puak-puak Wahabi di Malaysia cuma berada di tahap mengkafirkan ulama,membidaahkan ulama,menuduh syirik para ulama,mereka cuma berzikir"bidaah bidaah bidaah" je kat Malaysia belum sampai tahap bunuh-bunuh..tapi kalau kat Russia,Wahabi sana dah mula bunuh ulama Ahlu Sunnah Wal jama'ah seperti yang diamalkan pengasas Wahabi iaitu Muhammad bin abdul wahab yang arahkan bunuh umat Islam di Mekah,Madinah,Taif dan lain-lain tempat yang menolak ajaran Wahabi.....

Jadi kalau kita tak banteras gerakan Wahabi kat Malaysia ni,korang sanggup ke tengok ulama-ulama ASWJ di Malaysia kena bunuh puak pengganas ni?

Wahabi+Syiah= Pengganas Radikal...

Kalau biar Syiah atau Wahabi berleluasa,mereka akan sembelih umat Islam bila mereka kuat nanti kerana disisi mereka,orang yang tidak mengikuti ajaran mereka adalah KAFIR...ini dah terbukti dalam sejarah..syiah dan wahabi adalah pembunuh umat Islam....

Orang Syiah tuduh muslim kafir sebab tak sembah ahlul bait(keluarga Nabi)..

Orang Wahabi pulak tuduh muslim kafir sebab tak mau percaya Allah tu bertempat di langit atau tak mau percaya Allah ada anggota badan...

Ini fitnah akhir zaman yang melanda kita sekarang..banyak-banyak la berdoa supaya Allah tetapkan kita dan keturunan kita sentiasa dalam jemaah yang nabi jamin syurga iaitu Ahlu Sunnah Wal jamaah...


-ustaz ibnu batoota owsem-

Wednesday, 11 September 2013

7 TIPUAN / AJAKAN SYAITAN UNTUK MENINGGALKAN IBADAH DAN CARA MENOLAKNYA

Ada 7 jalan tipuan / ajakan syrtan pada manusia untuk meninggalkan ibadah

1. Melarang ta`at kepada Allah swt

Tolak dengan mengatakan saya perlu pahala dari Allah swt untuk bekal akhirat

2. Mengajak / mengakhirkan keta`atan ( nanti kalau sudah tua saja )

Tolak dengan mengatakan ajal bukan pada tangan manusia

3. Mendorong agar buru-buru mengerjakan amalan ( buru-buru adalah sifat syetan )

Tolak dengan mengatakan amal sedikit tapi sempurna lebih baik dari amal banyak tapi tidak sempurna.

4. Setan berkata : Betapa tinggi derjatmu dalam beramal (bangga ) juga cerdik dan pintar…Tolak dengan mengatakan keagungan dan kesempurnaan hanya kepunyaan Allah swt, karena taufik-Nya kita dapat beramal yang diridhoi-Nya dan dengan karunianya memberi ganjaran.

5. Syetan berkata,” bersungguh-sungguhlah dalam beramal jangan sampai diketahui manusia sebab Allah swt juga akan menzhohirkan amalmu pada manusia dan hamba yang ikhlash ( tidak ikhlash )”. Tolaklah dengan mengatakan walau kamu berpura – pura memperbaiki amalku tapi hanya allah sseolah-olah berkehendak menzhohirkan atau menyembunyikan amalku dan hanya urusan Allah swt yang menjadikan aku mulia atau hina.

6. Syetan berkata,”Engkau tidak perlu menyusahkan dirimu dengan beramal, sebab jika Allah menetapkan untuk menjadikan bahagia maka tidak akan menjadikan mudharat apa-apa untuk meninggalkan amal, sebaliknya jika dikehendaki jadiorang celaka, maka akan tetap celaka dan tidak ada gunanya beramal. Maka tolaklah dengan mengatakan bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang kalau bukan dia sendiri yang berusaha untuk merubahnya.

ADAB PERJALANAN

1. Shalat safar 2 rakaat

2. Do`a memakai sandal / sepatu / kasut

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنَ اْلاِبْلِسِ وَالْجُنُدِهِ

Artinya : “ Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari Iblis dan bala tentaranya. “

3. Tidak memakai hiasan dan wangi-wangian

4. Do`a keluar rumah :

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ

5. Saat naik kendaraan langkahkan kaki kanan denagan membaca : بِسْمِ اللهِ , setelah duduk bacalah اَلْحَمْدُ ِاللهِ , bila kendaraan mulai berjalan maka baca :

سُبْحَـانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَـا هَذَا وَمَـا كُنَّـا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَ اِنَّـا اِلَى رَبِّنَـا لَمُنْقَلِبُــوْنَ

6. Jika perjalanan naik / tanjakan baca : اَللهُ اَكْبَـرُ

Jika perjalanan turun, baca : سُبْحَـانَ اللهُ

Jika perjalanan mendatar, baca : اَلْحَمْدُ ِللهِ

Jika jalan berliku-liku, baca : لاَ حَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ

Jika melewati jembatan, baca : اَلَّهُمَّ يَلِّمْ وَسَلِّمُ

Jika melihat masjid, baca اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ

Jika melihat tempat ibadah bukan Islam, baca : لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ لاَمَعْبُدْ اِلاَّ اللهُ

Jika melihat wanita bukan muhrim, baca : اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَـةِ النِّسَـاءِ

Jika melihat kebesaran dunia, baca :

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَـا وَمِنْ عَذَابِ ا ْلاَخِرَةِ

7. Jika melihat kampung, baca : اَللَّهُمَّ بَـارِكْ لَنَـا فِيْـهَـا

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنَـا جَنَـاهَـا وَحَبِبْنَـا اِلَى اَهْلِهَـا وَحَبِبْ صَـالِحِى اَهْلِهَـا اِلَيْنَـا.

8. Berhenti di tengah jalan atau penginapan, baca :

اَعُوْذُبِكَلِمَـاتِ اللهِ التَّـامَّـاتِ مِنْ سَرِّمَـا خَلَقَ

9. Turun dari kendaraan, baca : رَبِّ اَنْزِلْنِى مُنْزَلاً مُبَـارَكًا وَاَنَـا خَيْرُالْمُنْزِلِيْنَ.

10. Bila melihat kota, baca :

لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيُّ دَاءِمٌ لاَ يَمُوْتُ

بِيَدِهِ الْخَيْرِ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.

Fadhilahnya :

? Dapat 1000 kebaikan

? Hapuskan 1000 dosa dan kejahatan

? Diangkat 1000 derjat dalam surga.

11. Do`a naik kendaran laut, baca : بِسْمِ اللهِ مَـجْرَهَـا وَمُرْسَهَـا اِنَّ رَبِّى لَغَفُوْرٌرَّحِيْـمٌ

وَمَـا قَدَرُوْالله َ حَقَّ قَدْرِهِ وَاْلاَرْضِ جَمِـيعًـا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَـامَـةِ وَالسَّمَوَتِ عَطْوِيَـاتِ بِيَمِنِهِ

سُبْحَـا نَـهُ وَتَعَـالَى عَمَّـا يُشْرِكُوْنَ .

12. Do`a masuk rumah : اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْـأَََلُكَ خَيْرَ الْمَوْلُجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ.

ADAB MAKAN

1. Memakai tutup kepala

2. Cuci tangan dengan air yang mengalir dan berkumur 3 X lalu dibyang ke kiri ( fadhilah untuk memudahkan melafadzkan Laailaahaillallaah saat sakaratul maut ) sambil membaca shalawat.

3. Menyiapkan suprah, buah dan garam.

? Do`a buka suprah : اَللَّهُمَّ ابْسُطْ لَنـاَ مِنْ بَرَكـاَتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَرِزْقِكَ وَفَضْلِكَ .

? Do`a makan buah : اَللَّهُمَّ بـاَرِكْ لَنـاَ فِى ثَمَرِنـاَ .

? Mencicipi garam dengan jari manis, baca :

بِسْمِ اللهِ هَنِيْأ ً مَّرِيْـأ َ .

4. Makanan datang , baca do`a :

اّللَّهُمَّ بـاَرِكْ لَنـاَ فِيْمـاَ رَزَقْتَنـاَ وَقِنـاَ عَذَابَ النَّـاَرِ .


Cara duduk :

? Seperti tahyat awal

? Kaki kanan diangkat kaki kiri diduduki

? Nongkrong ( dalam keadaan perang dan becek )

5. Makan dari yang terdekat dengan 3 suap pertama menggunakan 3 jari ( ibu jari, telunjuk dan jari tengah ) sambil membaca :

بِسْمِ اللهِ وَعَلَى بَرَكـاَتِ اللهِ .

6. Setelah selesai 3 jari, sebelum makan dengan 5 jari, baca do`a :

جَلاَّ جَلاَ لَـهُ يـاَ وَاسِعَ الْمَغْغِرَةِ .

7. Karena makan berjamaah, jika ada yang enak usahakan dahulukan ntuk teman dengan adil. Saat makan usahakan ntuk berdzikir kalaupun bicara usahakan bicara agama.

8. Apabila merasakan nikmat ucapkan : اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْـدُ وَلَكَ الشًّكْرُ .

9. Dan yang mendengar mengucapkan : اَلْحَمْـدُ ِاللهِ

10. Jika ada makanan yang jatuh, ambil dengan tangan kiri kemudian taruh ditangan kanan lalu dimakan sambil membaca : اِلَيْـهِ رَشَـدًا .

11. Kalau kotor kita bersihkan dahulu, agar syetan tidak ikut makan sebab berkah makanan itu siapa tahu ada pada makanan yang jatuh tersebut .

Fadhilah :

? Menghindarkan sikap sombong / takabbur

? Agar mata tetap cerah

? Agar pembicaraan mudah dipahami orang

? Mendapat anak yang shaleh.

12. Tidak boleh mencela makanan, disunnahkan memuji makanan, jika ada yang tidak enak / tidak disukai lebih baik ditinggalkan ( H.R. Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Nasa`I )

13. Makanan harus habis dan bersih, sebab kita tidak tahu dimana letak keberkahan makanan itu. Selesai makan baca do`a :

اَلْحَمْـدُ ِاللهِ الَّـذِى اَطْعَـمَـنَـا وَسَقَـانـاَ زَجَعَـلَـنـاَ مِنَ الْمُسْلِمِــيْنِ .

14. Disunnahkan membersihkan makanan yang ada di jari dengan mulut.

? Jari tengah : اِتَّـقِ اللهِ “Bertaqwalah kepada Allah “

? Ibu jari : فَـا تَّـقِ الله َ “Maka bertaqwalah kepada Allah “

? Jari manis : وَاِذَا بَطَشْـتُـمْ

? Telunjuk : بَطَشْـتُـمْ

? Kelingking : جَـبَّـارِيـنَ

15. Cuci tangan dengan air yang mengalir setelah makan, usapkan ke wajah dari kiri ke kanan. Fadhilah agar di hari kiamat muka bercahaya dan apabila dilihat suami akan semakin cantik. Do`anya : وَاِذَا بَطَشْـتُـمْ بَطَشْـتُـمْ جَبَّـارِيْـنَ .

16. Do`a tutup suprah : حَمْـدًا كَثِيْرًا طَيِّـبـًا مُبَـارَكـًا فِيْـهِ .

17. Do`a membuang makanan yang tidak termakan : فِى سَبِيْـلِ اللهِ

18. Do`a jika terlupa baca do`a mau makan : بِسْـمِ اللهِ فِى اَوَّلِـهِ وَاَخِـرِه ِ

ADAB MINUM

1. Memakai tutup kepala


2. Tidak berdiri, usahakan sambil bersandar

3. Cara memegang gelas : ibu jari di bibir gelas, kelingking di bawah gelas dan 3 jari lainyya melingkari gelas. Fadhilahnya : Agar terhindar dari minuman yang mengandung racun.

4. Baca do`a :

? Air putih : وَشَقَـاهُمْ رَبَّـهُمْ شَرَابـاً طَهُوْرًا

? Air susu : اَللَّهُـمَّ بـاَرِكْ لَنـَا فِيْـهِ وَزِدْنـَا مِنْـه ُ

? Air manis : اَللَّهُـمَّ ارْزُقْنِى حَلاَ وَةِ اْلاِيْمَـانِ

Fadhilah : agar tidak keras hati.

5. Diminum 3 tegukan pertama dengan tiap tegukan diawali Basmalah dan diakhiri dengan Alhamdulillah.

6. Tidak meniup minuman panas, tunggui sampai dapat diminum ( bila ditiup maka kotoran dari mulut akan mengeluarkan kuman penyakit sehingga penyakit akan lama sembuhnya)

7. Jangan bernafas dalam gelas (H.R. Bukhari – Muslim )

8. Do`a setelah minum :

اَلْحَمْـدُ ِاللهِ الَّذِى سَنـَا نـًا عَذْبـًا فُرَاتـًا فِي رَحْمَتِـهِ مـَاءً وَلَـمْ يَجْعَـلْ بِذُنُـوْبِـهِ .

9. Salah seorang kamu janganlah minum sambil berdiri, maka barangsiapa terlanjur minum berdiri akibat lupa hendaklah dimuntahkan air yang sudah di minumnya ( H.R. Muslim ) .

Bila minum air zam-zam disunnahkan sambil berdiri dan menghadap kiblat (Mutafaq`alaihi )

ADAB TIDUR

1. Berwudhu sebelum tidur

2. Periksa pintu, jendela, makanan, minuman atau tempat air ditutup dengan membaca Basmalah.

3. Shalat sunat 2 rakaat

4. Menghisab diri :

? Apakah ada amalan yang belum dikerjakan, maka segera kerjakan.

? Apakah amal kita lebih baik dari kemaren atau tidak

? Jangan membawa dendam dan jika ada saudara yang punya kesalahan kita maafkan, jika saudara kita punya hutang kita bebaskan untuk malam itu dan besok ditagih lagi kalau memang belum sanggup membebaskan hutangnya sepenuhnya, jika kita punya hutang maka hendaklah ditulis dikertas dan simpan di bawah bantal untuk memberitahu ahli waris jika kita meninggal, sehingga akan dilunasi.

5. Menyelesaikan dzikir pagi dan petang dan membaca al-Qur an surat al-Mulk, As-sajadah,al-Waqi`ah (agar terhindar dari azab kubur dan dari kemiskinan terutama miskin iman ), membaca tasbih Fathimah : Subhanallah 33 X, Alhamdulillah 33 X dan Allahuakbar 34 X. Fadhilahnya untuk menghilangkan rasa letih dan akan bangun dalam keadaan segar kembali.

6. Disunnahkan bercelak 3x dimata kanan dan 2 x di mata kiri sambil membaca ( At-Tahrim : 8 ) : اَللَّهُمَّ اَتْمِمْ لَنـَا نُوْرَنـَا وَاغْفِرْلَنـَا اِنَّـكَ عَلَى كُلِّى شَيءٍ قَدِيْـرٌ .

7. Siapkan alas tidur dengan mengibaskan / menyapukan 3x sambil membaca shalawat 3x, fadhilah untuk menghindarkan kedengkian orang dan gangguan-gangguan jin jahat.

8. Naik dengan kaki kanan sambil membaca Takbir.

9. Niat bangun malam untuk shalat tahajud

? Tidak diperbolehkan tidur hanya memakai selimut tanpa busana.

? Membaca istighfar minimal 3x.

10. Duduk berselonjor, menghadap kiblat dan membaca :

? Ayat kursi 1 atau 3x untuk menghindarkan gangguan syetan dan untuk menjaga keluarga, rumah dan tetangga dari gangguan

? Al-Fatihah dan 4 Qul, untuk menghindarkan diri dari bahaya, kecuali maut. Lalu ditiupkan 3x ke telapak tangan, diusapkan ke badan kecuali kemaluan dan telapak kaki dengan cara mengusap wajah dan seluruh badan bagian atas yang terjangkau.

? Baca 4 Qul lalu tiupkan 3x, usapkan wajah sampai kaki bagian samping

? Baca 4 Qul lalu tiupkan 3x, usapkan wajah sampai kaki bagian bawah.

? Do`a untuk menangkal sihir (Q.S. Yunus : 81 )

قَـالَ مُوْسَى مَـاجِءْ تُمْ بِـهِ السِّحْرُ اِنَّ الله َ سَيُبْطِـلُـهُ اِنَّ الله َ لاَ يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِـدِيْـنَ .

11. Cara tidur ada 2 macam :

? Badan miring ke kanan menghadap kiblat , tangan kanan di bawah pipi kanan, tangan kiri di atas pinggul dan kaki kanan ujungnya di atas kaki kiri.

? Cara sahabat : Terlentang dengan kepala ke kanan, kedua tangan di atas perut, kaki kanan di atas kaki kiri.

12. Baca do`a akan tidur : بِسْمِـكَ اَللَّـهُمَّ اَحْيـَا وَاَمُوْت ُ .

13. Apabila mimpi baik baca Alhamdulillah dan berdo`a agar jadi kenyataan dan boleh diceritakan pada orang lain, bila mimpi buruk baca A`udzubillahiminasysyaithanirrajiim dan sambil isyarat meludah ke kiri dan jangan diceritakan pada orang lain.

14. Bangun tidur baca Alhamdulillah 3x dan baca do`a :

اَلْحَمْـدُ ْاللهِ الَّذِى اَحْيـَانـَا بَعْدَمَـا اَمـَاتَنـَا وَاِلَيْهِ النُّشُـوْرُ .

Dan smbil menggosok punggung tangan ke mata agar rasa kantuk hilang.

ADAB MANDI

1. Masuk dengan memakai tutup kepala dan alas kaki serta mendahulukan kaki kiri dengan membaca : اَللَّهُـمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَـاءِثْ .

2. Menanggalkan pakaian sambil membaca do`a dalam hati :

بِسْـمِ اللهِ لاً اِلَـهَ اِلاَّهُـوَ .

3. Memakai basahan sebab dimanapun kita berada tidak lepas dari pandangan dan pengetahuan Allah swt.

Syarat sah mandi wajib ( menghilangkan hadats besar ) ada 2 :

1. Niat ketika mengalirkan air ke seluruh tubuh dan niat itu dikhususkan pada hadats yang akan dihilangkan.

2. Meratakan air ke seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Adab – adab Mandi Wajib :

1. Masuk kamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri

2. Hendaknya mencuci tangan dan bagian yang terkena kotoran ( kemaluan dan dubur )

3. Setelah mencuci tangan dan kamaluan, maka bacalah Basmalah dalam hati lalu berwudhu seperti wudhu mau shalat tetapi kaki ditinggalkan mencucinya kemudian.

4. Menyiram anggota badan bagian kanan 3x lalu anggota badan bagian kiri 3x.

5. Membasuh kaki yang kanan 3x, lalu kaki kiri 3x

6. Menghadap kiblat.

7. Dianjurkan menutup tubuh dengan basahan selama mandi.

8. Mengekalkan niat selama mandi.

9. Jangan berlama-lama di kamar mandi.

10. Setelah mandi baca do`a : اَلْحَمْـدُ ِاللهِ الَّذِى جَعَلَ الْمَـاءَ طَهُوْرَا ز

11. Cara mandi wajib :

*Niat dan bersihkan najis terlebih dahulu.

*Berwudhu, kaki tidak disiram, sebab diakhirkan.

*Menyiram kepala 3x, bagian kanan 3x, bagian kiri 3x.

*Menyiram seluruh badan sampai rata

*Menyiram kaki

*Bila akan shalat tidak perlu wudhu lagi

*Bila dalam keadaan junub lalu tidur (sebelum mandi ) sebaiknya wudhu terlebih dahulu. ( H.R. Tirmidzi )

*Disunnahkan berwudhu ketika hendak melakukan persetubuhan. (H.R. Abu Daud).

Template by:

Free Blog Templates